Rouftracal Dot Blogs Post

Selasa, 28 Juli 2009

Ke 40 hari

Salam sejahtera, Salam selamat tuk semuanya.

Assalamu'alaikum... Semoga Tuhan Melindungi kita.

Untuk temanku semua "maaf" karena aku melangkah dengan berpijak pada indahnya lukisan tangan antum semua.

Semoga kehadiranku tidak membuat semua takut, dan tidak menjadikanku sebagai arwah gentayangan yang menakutkan. Jadikan diriku sebagai daftar sahabat yang selalu merindukan.

40 hari bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilalui, penuh kesabaran dan rasa takut untuk memulai. Aku minta maaf kalau kesabaranku akhirnya terhempas juga.

Kini aku menyapa, sebagai tanda salam jumpa.

Do'akan aku selalu setia, untuk berbagi meraih harapan dengan mimpi, walau miungkin ada kemarahan yang tertahan

Selasa, 14 Juli 2009

Duhai Hati

Duhai hatiii...hati.
Alangkah dirimu, apakan ngak tau.
Kalau dihadapanmu itu masih ada dunia menantimu.
Apakah kau ngak sadar, bahwa dia selalu mengharapkanmu.
Mengharapkan belaian kasihmu.
Mengharapkan alunan cintamu.
Duhai hatiii...hati.
Tidak cukupkan kau tersakiti.
Juga belum cukupkah kau menyakiti.
Maskipun seribu tetesan kau tahan, pastinya kau tetap menangis.
Karena airmata itu hanya sebagai syarat.
Sejatinya adalah hati yang terus merindu.
Duhai hati.
Kapan kau akan menuruti isi, masihkah kau akan terus membumbung menyombongkan diri.
Belum cukupkan isyarat cinta untukmu.
Apakah kau sudah buta dengan isyarat itu.
Apakah kau ingin diculek dengan bualan.
Duhai hati.
Alangkah sengsaranya dirimu.
Alangkah naifnya lamunmu.
Alangkah murahnya hargamu.
Usah menangis kau sayang.
Simpan airmatamu, untuk merajut semangat baru.
Semangat untuk menjadi diri sejati.

Rabu, 01 Juli 2009

Bukan Saatnya Untuk Bermimpi

Aku harap judul diatas bukan hanya sekedar judul, melainkan motifasi untuk diri sendiri, bukan menggurui tapi mencoba menghargai diri.

Sebuah judul yang tidak begitu menarik, hanya mengharap manfaat dan semangat yang lama telah terpendam dalam buai angan. "Bukan saatnya untuk bermimpi, melainkan saatnya untuk meraih mimpi" itulah kurang lebih dari judul panjangnya.

Tiga tahun bukan waktu yang sedikit untuk menjadi orang yang ada harganya dimata dunia, "eh,,, dimata orang-orang ternama, eh,,, dimata mereka yang mempunyai talenta" Bukannya merendah, tapi mungkin belum saatnya atau Tuhan belum senang melihat hamba kerdil ini jaya.

Kinilah saatnya untuk menjuntai kata, merangkainya dengan airmata dan penuh bangga, menghadirkan penyejuk bagi seluruh lapisan pembaca, mendinginkan hati yang beku, menyadarkan mereka yang kaku. bertekuk, menyembah, mengajak pada jalan yang penuh hikmah.

Lewat media karya, ingin aku persembahkan karya, tentunya karya yang mempunyai harga, tidak mengharap muluk untuk dunia, melainkan hanya untuk diri yang kadang tersiksa oleh keinginan hakikat cinta.

Sudah kucukupkan air mata ini menetes karena menanti, berharap akan datangnya keajaiban Sang Maha Karya, Tuhan Illahi Robbi. Saatnya untuk menunaikan janji, menyapa dunia dengan karya penuh arti, menyambut mimpi, dengan senyum menggaris mengusir sepi.

Kawan Ikhwan, Shobat,,, kadang kala keberuntungan itu datang dengan sendiri, kadang harus berjuang sampai terasa mati. Hanya berbekal secuil semangat aku berharap "semoga semangat ini akan selalu hadir dan menemani di setiap tarikan dan hembusan nafasku" Do'akan selalu Shobat.